Madura

Opini

PENDIDIKAN

POLITIK

Video News

You are here

BERSYUKUR DI LAHIRKAN DI DUSUN SORO'AN



Saya tak pernah meminta kepada Tuhan untuk dilahirkan di dusun Soro’an, dan andaikan boleh meminta saya akan tetap memilih ingin terlahir di dusun Soro’an. Sebuah dusun kecil yang terletak di desa Marparan, kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang Madura. Kenapa harus bersyukur, jawabannya adalah masyarakat di dusun saya sangat ramah dan sangat bersahaja, selalu menjalani aktifitas kesehariannya dengan penuh kekeluargaan. Selain masyarakatnya yang ramah Tuhan menciptakan tempat saya lahir dengan mata pancarian yang lepas dari keberadaan musim. Di musim nambere’ (hujan) masyarakat berbondong-bondong menanam padi di sawah yang sudah dia miliki dan hampir semua masyarak memliki lahan untuk sekedar bercocok tanam padi, dan di musim nimur (panas) masyarakat di dusun saya memproduksi garam, ya walaupun kadangkala harga garam sering turun tapi rasa syukur harus dikedepankan, karena sangat jarang sekali ada daerah yang dalam dua musim masih bisa memanfaatkan lahannya sebagai mata pencarian.

Lepas dari pembahasan cara masyarakt dusun saya bertahan hidup, di dusun saya persoalan spritualitas yang dielaborasikan dengan ritualitas sangatlah kental, hal ini terlihat bagaimana partisipasi masyarakat ketika ada tetangga yang meninggal dan hajat-hajat lain seperti walimatul Hamli dll, semua masyarakat tergerak hatinya untuk ikut serta dalam berbagai ritual keagamaan itu. Riuh bunyi shalawatan, yasinan hingga tahlilan hampir tak pernah sepi di dusun Soro’an. Suasana inilah yang kadangkala saya enggan meninggalkan dusun tercinta.

Di dusun saya hampir semua masyarakatnya alumni pesantren yang sangat menjunjung etika bermasyarakat, pondasi ilmu agama amatlah dikedepankan sebelum menginjak kehidupan yang sebenarnya. Ada dua lembaga pendidikan Islam yang menjadi patron keilmuan di dusun saya, ada Madrasah Miftahul Ulum dan Madrasah An-Nur, dua madrasah inilah yang telah menjadi pelita bagi kehidupan masyarakt soro’an. Satu sama lain saling bersinergi demi terciptanya masyarakat yang berkeadaban serta memiliki bekal keilmuan yang memadai.  

Kira-kira itu sebagian hal yang harus saya syukuri sebagai salah satu orang yang sudah dilahirkan di desun permai Soro'an. Semoga bermanfaat.

Bumi Allah
18 Maret 2018


Ahmad Suhaimi

We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Popular Posts

Pengunjung

About Me



My Photo

Mahasiswa Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta






Blog Archive