Diberbagai tulisan tentang pentingnya penghormatan kepada
orang tua sering saya ibratkan, bahwa “Orang tua adalah Tuhan yang tampak”. Dan
bagi saya kalimat itu sangat tidak berlebihan dikarenakan tidak ada satupun
orang tua yang menginginkan anaknya tidak bahagia. Mungkin sifat Rahman dan
Rahimnya orang tua kepada anaknya tidak seperti Rahman dan Rahim-Nya Tuhan
kepada hambanya, akan tetapi disadari atau tidak segala aspek cinta kasih orang
tua kepada buah hatinya salah satu manifestasi dari cinta kasih Tuhan.
Maka dari itu saking pentingnya sikap hormat seorang anak
kepada orang tuanya, masyarakat Madura memunculkan pribahasa “Tade’ aeng
aghili ka oloh” atau tidak ada air yang mengalir ke hulu. pribahasa ini
artinya tidak ada satupun dari orang tua yang ingin numpang kehidupan kepada
anaknya, malah sebaliknya, anak yang selalu merepotkan orang tuanya. Saking pentingnya
sikap hormat itu dalam pribahasa lain yang berkembang di masyarakat Madura
menaruh urutan pertama dan kedua dalam pribahasa “Bepha’ Bebhu, Ghuru, Ratho”.
Orang tua hanya ingin melihat anaknya bahagia, dan tak sedikitpun orang tua
ingin anaknya tahu tentang betapa beratnya mencari nafkah dan merawatnya. Yang ingin
orang tua tahu, anaknya dalam keadaan baik-baik saja.
Pribahasan (perbhesan; baca bahasa Madura) “Tade’
aeng aghili ka oloh” menjadi pengingat (Tanbih) sekalipun pengikat (Ta’qid) kepada kita terutamanya masyarakat Madura,
bahwa sekalipun anaknya sukses menjadi orang besar, tak sedikitpun orang tua
ingin meminta dari kebesaran itu, orang tua hanya butuh kabar bahwa anaknya
sedang menjadi orang besar. Akan tetapi pribahasa ini juga tamparan bagi anak,
bahwa segunung emas dan permata tidak akan mampu membayar kasih sayang orang
tua. Teruntuk yang orang tuanya sudah terlebih dahulu kembali kehadapan Tuhan,
jangan lupa kirimkan fatihah disetiap waktu. Dan bagi orang tuanya yang masih
dalam kedaan sehat, berikanlah persembahan yang terbaik kepada orang tua kita.
“Allahummaghfirli Dzunubi Waliwalidayya Warhamhuma
Kama Robbayani Saghiro”


Tidak ada komentar: